Jangan Tergoda Minum Obat Kedaluwarsa, Tak Jamin Aman dan Efektif

Vaccination1018 Views

klinikfarma.com  Mengonsumsi obat kedaluwarsa memiliki risiko tertentu bagi kesehatan. U.S. Food and Drug Administration (FDA) sudah mewajibkan tanggal kedaluwarsa pada resep dan obat-obatan yang dijual bebas sejak tahun 1979.

Pentingnya Tanggal Kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa pada suatu obat adalah keterangan yang sangat penting. Informasi ini membantu menentukan apakah obat tersebut aman digunakan dan masih efektif sesuai dengan yang diharapkan. Anda bisa menemukan tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada label obat atau dicap “EXP”.

Terkait dengan penanggalan ini, perlu dicatat bahwa kadaluwarsa obat diukur dalam hari, bukan hanya bulan dan tahun. Sebagai contoh, jika sebuah obat memiliki tanggal kadaluwarsa pada Januari 2019, maka obat tersebut masih aman digunakan hingga 31 Januari 2019.

Ketahui dan patuhi tanggal kadaluwarsa obat Anda.

Risiko Penggunaan Obat Kedaluwarsa

Menggunakan obat yang sudah melewati tanggal kadaluwarsanya membawa risiko serius. Secara kimia, obat yang telah kedaluwarsa bisa menjadi tidak stabil, mengalami perubahan dalam efektivitasnya, menjadi beracun, dan meningkatkan risiko kontaminasi.

Berdasarkan data FDA pada 9 Oktober 2023, beberapa obat yang sudah kadaluwarsa berisiko mengundang pertumbuhan bakteri, dan antibiotik yang sudah lemah dapat gagal mengobati infeksi.

Penggunaan obat yang sudah kedaluwarsa dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius dan bahkan resistensi antibiotik. Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, tidak ada jaminan bahwa obat tersebut masih aman dan efektif, oleh karena itu, obat yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak digunakan.

Pembuangan Obat Kedaluwarsa

Bagaimana seharusnya obat yang sudah kedaluwarsa dibuang? Langkah pertama adalah membaca label obat dan mengikuti petunjuk pembuangan yang mungkin disertakan. Idealnya, gunakan program pengambilan kembali obat jika tersedia sebagai cara yang lebih aman untuk membuang obat kedaluwarsa, tidak terpakai, atau tidak diinginkan.

Jika program pengambilan kembali obat tidak tersedia, pedoman di Amerika merekomendasikan membuang obat dengan mencampurnya dengan bahan seperti kotoran atau pasir kucing. Kemudian, obat tersebut dapat dimasukkan dalam wadah tertutup.

Tetapi beberapa obat tertentu, yang bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi secara tidak sengaja oleh anak-anak, hewan peliharaan, atau orang lain, sebaiknya dibuang langsung ke toilet atau wastafel.

Simpan Obat dengan Benar

Penyimpanan yang tepat adalah kunci agar obat tetap aman dan efektif hingga tanggal kadaluwarsa. Pastikan untuk membaca label obat dan mengikuti petunjuk penyimpanan khusus yang mungkin disertakan.

Obat-obatan tertentu mungkin harus disimpan dalam lemari es, sementara yang lain harus dijauhkan dari panas. Penyimpanan yang tidak tepat dapat memengaruhi efektivitas obat yang belum kadaluwarsa.

Mengutip program “Ayo Buang Sampah Obat dengan Benar” yang dicanangkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) pada tahun 2019, obat-obatan yang tidak diperlukan dapat dikembalikan ke pelayanan farmasi komunitas seperti apotek, klinik, dan puskesmas yang menjalankan “take-back program”.

Dengan pengembalian obat ke fasilitas pelayanan kesehatan, pemusnahan obat dilakukan sesuai dengan regulasi, sehingga obat tidak akan berakhir di tempat yang salah dan membahayakan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *