Kepemilikan Asuransi di Indonesia Sangat Rendah? Ini Penyebabnya dan Solusinya

News & Event1400 Views

klinikfarma.com Kepemilikan asuransi di Indonesia masih rendah, mencapai hanya 2,75% atau sekitar 7,5 juta dari total penduduk. Angka ini jauh di bawah negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura. Mengapa kepemilikan asuransi di Indonesia masih rendah? Founder & CEO FUSE, Andy Yeung, memberikan penjelasan dan solusi untuk meningkatkan angka tersebut.

 

Tingkat Kepemilikan Asuransi Indonesia Masih Rendah: Apa Penyebabnya?

Literasi dan Pemahaman yang Rendah

Salah satu penyebab rendahnya kepemilikan asuransi adalah tingkat literasi yang rendah di masyarakat. Banyak orang kurang memahami fungsi perlindungan yang dimiliki oleh asuransi. Untuk mengatasi hal ini, perlu upaya lebih lanjut dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memiliki asuransi sebagai bentuk perlindungan finansial.

Harga Premi yang Tinggi dan Tidak Terjangkau

Faktor harga juga menjadi kendala besar. Harga premium produk asuransi sering dianggap mahal dan kurang terjangkau bagi sebagian besar masyarakat. Andy Yeung menekankan perlunya menjadikan harga premi asuransi lebih terjangkau agar lebih banyak orang dapat mengakses perlindungan asuransi.

Tantangan Distribusi Asuransi yang Efektif

Kurangnya media distribusi asuransi menjadi kendala lain. Diperlukan upaya untuk menciptakan sistem distribusi asuransi yang efektif dan mampu menjangkau masyarakat hingga lapisan terkecil. Ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

Peran Teknologi dalam Meningkatkan Efisiensi

Andy Yeung menyoroti peran teknologi sebagai solusi. Dengan memanfaatkan teknologi, perusahaan asuransi dapat meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini termasuk memperkenalkan asuransi dengan harga yang lebih terjangkau dan meningkatkan jangkauan asuransi ke masyarakat, bahkan di lapisan terluar.

Distribusi Produk dengan Biaya yang Terjangkau

Biaya distribusi produk juga menjadi pertimbangan penting. Menurut Andy, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memanfaatkan teknologi guna memperkenalkan asuransi dengan biaya distribusi yang lebih terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *